Tampilkan postingan dengan label berita01. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berita01. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 November 2009

Nasib Para Siswi Sekolah Islam di Inggris

Sabtu, 21/11/2009 09:39 WIB

Eramuslim-Para pendidik Muslim di Inggris prihatin terhadap penutupan sekolah-sekolah Islam yang menyebabkan tidak ada pilihan bagi orang tua Muslim selain mengirim anak-anak mereka sekolah ke luar negeri dengan biaya pendidikan dan kualitas yang rendah.
"Hal ini sangat menyedihkan karena mereka tidak akan mendapatkan kualitas pendidikan yang sama dan hanya beberapa diantara mereka mengakhirinya dengan menikah dan tidak menyelesaikan studi mereka sama sekali," kata Hojjat Ramzy, kepala sekolah pada Iqra Girls 'School di Oxford, salah satu sekolah swasta Islam yang akan menghadapi penutupan.

Banyak orang tua Muslim cenderung untuk mengirim anak-anak mereka ke Pakistan dan Bangladesh untuk menyelesaikan studi mereka.

"Saya suka di sini, saya bisa belajar tentang agama saya dan saya dapat berbicara secara terbuka tentang hal itu, "kata Zainab Rahman, siswa kelas tujuh di Iqra Girls 'School.

"Tapi jika sekolah ini harus ditutup, saya tidak punya tempat untuk pergi sekolah," katanya sambil mengekspresikan rasa takut bahwa orangtuanya akan mengirimnya ke Pakistan untuk belajar dan tinggal bersama keluarganya di sana.

Teman baiknya di kelas telah dikirim ke Pakistan bulan lalu karena orangtuanya tidak mampu membayar biaya sekolah.

"Dia benar-benar tidak punya pilihan lain dan harus pergi ke luar negeri," kata Rahman.

"Saya telah kehilangan kontak dengan dia sejak itu."

Seorang juru bicara Departemen untuk Anak-anak, Sekolah dan Keluarga mengatakan bahwa sekolah-sekolah Muslim telah gagal untuk dapat bergabung ke sektor negara agar mendapatkan semua biaya operasional dari pemerintah.

Namun pejabat sekolah melihat pilihan tersebut tidak bisa dijalankan karena hanya akan memberi pemerintah pengaruh lebih besar terhadap bagaimana sekolah dikelola.

"Mereka ingin tetap mandiri dan sehingga mereka harus mencoba untuk bertahan hidup dengan diri mereka sendiri," kata Mukadhum.

"Kalau mereka tidak mampu melakukannya itu berarti kehilangan besar bagi semua orang tua, guru dan siswa yang terlibat."(fq/iol)

Amerika Mendesak Afghanistan Membentuk “Dewan Kebangkitan” Untuk Melawan Taliban


Minggu, 22 November 2009

MediaUmat- Sumber Amerika menyebutkan bahwa Amerika Serikat mulai mendesak warga Afghanistan membentuk milisi untuk memerangi gerakan Taliban, seperti “Dewan Kebangkitan” di Irak.

Surat kabar “New York Times” menjelaskan bahwa para pejabat Amerika dan Afghanistan sedang mempelajari kemungkinan untuk meningkatkan jumlah milisi bersenjata di jantung Taliban itu sendiri, yaitu di bagian selatan dan timur negara itu.
Para pejabat tersebut berharap bahwa rencana yang disebut dengan “inisiatif pertahanan” ini memungkinkan ribuan orang bersenjata di negara itu untuk melawan Taliban, yang pengaruhnya telah meluas secara signifikan selama periode terakhir.